Hasil Survey dan Nilai IKM RSJ Prov Kalbar Tahun 2020

0
177

Sebagai upaya yang dilakukan dalam perbaikan pelayanan publik, Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) bertujuan untuk mengukur kepuasan masyarakat sebagai pengguna layanan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik. Sasaran yang ingin dicapai pada survei ini adalah mendorong partisipasi masyarakat sebagai pengguna layanan untuk menilai kinerja penyelenggara pelayanan publik, mendorong penyelenggara pelayanan untuk meningkatkan kualitas pelayanan maupun menjadi lebih inovatif dalam penyelengaraan pelayanan publik.


Laporan SKM Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2020 merupakan laporan hasil SKM pada Unit Rawat Jalan atau Poliklinik RSJ Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2020. Berdasarkan pengukuran terhadap kualitas 9 unsur pelayanan tersebut diperoleh hasil Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) : 80,12 dengan angka indeks sebesar 80 maka kinerja unit pelayanan ini berada dalam mutu pelayanan B dengan kategori Baik, karena berada dalam nilai interval konversi Indeks Kepuasan Masyarakat 76,61–88,30.

Unsur pelayanan yang memiliki Nilai Rata-Rata (NRR) tertinggi adalah unsur penanganan pengaduan (rata-rata 3,45), sedangkan unsur dengan Nilai Rata-Rata (NRR) terendah adalah unsur kualitas sarana dan prasarana (rata-rata 3,09).

Angka ini menunjukkan tingkat kepuasan pelayanan paling tinggi diperoleh dari penanganan pengaduan, sedangkan pada kualitas sarana dan prasarana memberikan tingkat kepuasan paling rendah. Nilai Rata-Rata dari 9 (sembilan) unsur yang ditetapkan seluruhnya dapat dikategorikan sudah mencukupi unsur nilai Indeks Kepuasan Masyarakat antara 2,51–3,25 dengan mutu pelayanan B (Baik). hal ini menggambarkan bahwa penilaian masyarakat terhadap unsur pelayanan tersebut pada umumnya baik.
Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan, maka yang perlu diprioritaskan adalah pada unsur yang mempunyai nilai paling rendah. Sedangkan unsur yang mempunyai nilai cukup tinggi harus tetap dipertahankan.


Dari hasil survei yang didapat kemudian ditindaklanjuti oleh unit pelayanan publik untuk dilakukan perbaikan terhadap unsur penilaian yang masih dianggap kurang maupun mempertahankan unsur penilaian yang dinilai baik oleh pengguna layanan sebagai bagian perbaikan kinerja penyelenggaraan pelayanan publik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here